24 September 2009

Fadilah Iman Kepada Allah Keutamaan Keyakinan Terhadap Allah

Peserta KuliahOnline, awal Syawal, berbarengan dengan dibukanya pintu materi-materi lain
KuliahOnline, website kita akan dilengkapi dengan kolom-kolom tulisan saya di media;
Republika, Poskota, Suara Merdeka, Sindo, Gatra (khusus Gatra, tulisan lama), dan ragam
tulisan di media lain, baik yang berupa dokumen lama yang bersifat tulisan, maupun
wawancara. Insya Allah. Mudah-mudahan tulisan-tulisan di media-media tersebut bisa
bermanfaat, melengkapi esai-esai kuliah kita. Amin.

Saya hari ini mempersiapkan materi sambungan tentang perbaikan shalat sebagai
implementasi awal bertauhid yang benar. Tapi sebelum kita lanjut ke materi selanjutnya, saya
memperhatikan ada pertanyaan yang menarik seputar keyakinan (Bicara Tauhid Bicara
Keyakinan). Kemaren kan saya contohkan pembahasan mengenai Umrah Juli. Di mana saya
mengajak wali santri untuk sama-sama umrah sekeluarga, dengan menabung bukan biaya
umrah, melainkan menabung sedekah umrah. Banyak peserta yang meminta penjelasan lebih
lanjut. Meski belum waktunya, tapi baiklah saya akan jadikan ini materi Kuliah Tauhid saja.

Fadhilah Iman Kepada Allah
Keutamaan Keyakinan Terhadap Allah


Disebut bertauhid manakala kita bisa mempercayai janji Allah sebab meyakini
bahwa janji Allah adalah benar. Inilah bahagian tauhid, bahagian dari mempercayai
dan meyakini Allah.

Begini, teori dasarnya, siapa yang meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, maka
Allah akan mengganti dengan yang lebih banyak; 2x, 10, 700x hingga lipatan pengembalian
yang tidak terhingga. Keyakinan terhadap janji ini adalah juga bahagian dari tauhid. Semakin
kita mempercayai Janji Allah, lalu bekerja dan menunaikan keyakinan ini, maka akan
semakin hebat pengaruhnya pada diri kita.

Esai berikutnya sungguhpun terlihat seperti pembahasan tentang sedekah, sesungguhnya ini
adalah pembahasan tentang tauhid; tentang keyakinan akan Keesaan, Kebenaran, dan
Kekuasaan Allah.

Ada seseorang yang tidak yakin dengan dirinya, tapi dia yakin sama Allah, lalu menjajal. Ini
saya sebut separuh keyakinan. Tapi ini saja, bisa sangat-sangat berhasil. Bahkan yang tidak

Untuk lebih lengkapnya silahkan download versi cetaknya :

KDW0116 Seri 16 dari 41 seri/esai

3 komentar:

Post a Comment